Kategori
Korporasi

Demi Bisnis Mobil Listrik, Indika Energy (INDY) Dirikan Lagi Perusahaan Baru

 350 total views,  4 views today

PT Indika Energy Tbk (INDY) melaporkan bahwa anak usahanya, yakni PT Indika Energy Infrastructure (IEI) dan PT Solusi Mobilitas Indonesia (SMI) telah mendirikan perusahaan bernama PT Mitra Motor Group (MMG) pada 17 Juni 2022.

Sekretaris Perusahaan Indika Energy Adi Pramono menjelaskan, maksud, tujuan, serta kegiatan usaha MMG adalah melakukan industri kendaraan bermotor roda empat atau lebih, melakukan perdagangan besar mobil baru dan suku cadang kendaraan bermotor roda empat/lebih dan aksesorisnya, melakukan usaha pengoperasian instalasi penyediaan listrik, dan melakukan jasa konsultasi manajemen.

link :

https://investor.id/corporate-action/297493/demi-bisnis-mobil-listrik-indika-energy-indy-dirikan-lagi-perusahaan-baru

Kategori
Korporasi

Transisi ke Zero Carbon, Begini Prospek Saham ADRO, PTBA, ITMG, dan UNTR

 296 total views,  4 views today

Meskipun sejumlah negara gencar bertransisi ke zero carbon dengan mengurangi penggunaan energi fosil, upaya tersebut tampaknya belum bisa terwujud dalam waktu dekat. Dipicu kekurangan pasokan energi bersamaan dengan perang Rusia-Ukraina menjadikan sumber energi batu bara tetap menjadi andalan dunia.

Kondisi ini terlihat dari lonjakan harga jual batu bara dalam beberapa kuartal terakhir. Harga tinggi tersebut diprediksi berlanjut setidaknya sampai akhir tahun ini, sehingga kinerja keuangan emiten-emiten batu bara diproyeksikan melanjutkan pertumbuhan pesat tahun ini.

Analis RHB Sekuritas Indonesia Andrey Wijaya dan Fauzan Luthfi Djamal mengungkapkan, berdasarkan data Newcastle, rata-rata harga jual batu bara telah naik sebanyak 230% menjadi US$ 310 per ton. Lonjakan harga tersebut dipengaruhi sejumlah faktor geopolitik perang Rusia-Ukraina bersamaan dengan kondisi cuaca buruk, peningkatan permintaan setelah pandemi Covid-19 terkendali.

RHB Sekuritas menyebutkan bahwa penguatan harga batu bara mulai terjadi sejak kuartal III-2021 setelah pandemi dunia terkendali dan aktivitas ekonomi mulai membaik. Kenaikan juga dipengaruhi oleh penurunan suplai batu bara dunia yang dipicu meledaknya perang Rusia-Ukraina. Kondisi cuaca yang cenderung lebih basah juga memicu penurunan suplai batu bara. Kondisi ini menjadikan laba bersih emiten batu bara melesat pada kuartal I-2022.

Terkait rata-rata harga jual batu bara, Andrey dan Fauzan memprediksi berada dalam rentang US$ 250 per ton tahun ini atau menunjukkan peningkatan 84% dari rata-rata tahun lalu. Kenaikan harga tersebut tentu akan berimbas positif terhadap lonjakan laba bersih produsen batu bara dunia. Berdasarkan analisis, setiap perubahan 5% rata-rata harga jual batu bara akan berdampak terhadap laba bersih emiten batu bara hingga 6,5%.

Sedangkan adanya upaya sejumlah negara untuk mengurangi penggunaan energi batu bara dengan beralih ke energi yang lebih bersih bisa menjadi tekanan terhadap permintaan batu bara ke depan. Namun, harga jual batu bara setidaknya tahun ini diproyeksikan tetap kuat di tengah rendahnya pasokan batu bara dunia.

link :

https://investor.id/market-and-corporate/297421/transisi-ke-zero-carbon-begini-prospek-saham-adro-ptba-itmg-dan-untr

Kategori
Kendaraan Listrik

Formula E Berjalan Lancar, Event Masa Depan dan Baik untuk RI

 324 total views,  4 views today

Formula E Jakarta telah selesai diselenggarakan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersyukur pergelaran Formula E berjalan lancar.

“Ya alhamdulillah semua berjalan dengan lancar dan baik,” kata Jokowi kepada wartawan, di Sirkuit Formula E, Kawasan Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (4/6/2022).

Jokowi berharap kegiatan menjadi awal pengenalan masyarakat terhadap mobil listrik. Menurutnya saat ini sudah mulai terjadi pergeseran pemakai mobil listrik.

“Saya kira ini event masa depan karena kita tahu nanti akan ada pergeseran dari mobil yang sekarang banyak nanti ke pemakai mobik listrik,” ujarnya.

Jokowi juga berharap kegiatan ini kian digemari masyarakat sekaligus membangun ekosistem ke tenaga listrik. Dia pun meminta masyarakat untuk mendukung energi ramah lingkungan tersebut.

“Menjadi sebuah tontonan yang ke depan menurut saya akan semakin digemari dan ini juga bagus untuk negara kita karena kita ingin membangun ekosistem baterai listrik mulai dari nikel raw material, smelter, industri lithium baterai kemudian mobil listriknya,” ujarnya.

“Saya kira ini teknologi yang dipertontonkan di Formula E akan mendukung ke arah sana. Semua akan menuju ke ramah lingkungan,” lanjut Jokowi.

Baca artikel detiknews, “Jokowi: Formula E Berjalan Lancar, Event Masa Depan dan Baik untuk RI” selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-6110470/jokowi-formula-e-berjalan-lancar-event-masa-depan-dan-baik-untuk-ri.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

Kategori
Kendaraan Listrik

Sponsor Formula E Jakarta 2022

 336 total views,  4 views today

Baca artikel detikfinance, “30 Sponsor Formula E Jakarta 2022” selengkapnya https://finance.detik.com/infografis/d-6109490/30-sponsor-formula-e-jakarta-2022.

Kategori
Kendaraan Listrik

PENS Kedatangan Bus Listrik Pertama di Indonesia – Berkolaborasi Dengan PT. VKTR Teknologi Mobilitas

 398 total views,  6 views today

Berkolaborasi dengan VKTR Teknologi Mobilitas, PENS kedatangan Bus Electric Vehicle (EV) pada Sabtu (28/5). Kedatangan Bus Listrik ini disambut oleh Direktur PENS yakni Aliridho Barakbah, S.Kom., Ph.D., dan Guru Besar PENS Prof. Dadet Pramadihanto beserta beberapa sivitas akademika PENS. Bus dengan spesifikasi unggul tersebut, didatangkan langsung dari Jakarta ke Surabaya.

Datangnya bus tersebut menandakan titik awal kolaborasi PT. VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR), yang merupakan spin-off dari Bakrie Autoparts, yang merupakan anak perusahaan PT. Bakrie & Brothers, Tbk. (BNBR). Kerjasama ini diharapkan dapat mewujudkan kampus inovasi menuju pendirian pusat riset dan inovasi elektrifikasi transportasi di PENS, serta mendukung elektrifikasi transportasi, yang merupakan bisnis utama VKTR.

Bus yang dilengkapi dengan baterai 324 KWH berjenis ion Lithium Ferro Phosphate ini dapat menampung sekitar 50 orang. Bus dengan ukuran panjang 12 meter ini bertipe Low Floor agar penumpang dapat masuk secara langsung melalui trotoar. Tidak hanya itu, Bus dengan kecepatan tertinggi 60 km per jam ini memiliki teknologi yang dapat membuat posisi bus miring ke sebelah kiri sehingga ramah terhadap penyandang disabilitas.

Dengan adanya bus EV ini diharapkan dapat mengurangi footprint carbon dari transportasi Indonesia dan dapat dipelajari pembuatan sistemnya. “Unit sekarang masih impor utuh dari China. Kedepannya, apabila sudah bisa membuat komponen sendiri dan bisa mandiri, tentu lebih murah nantinya,” jelas Faishal Azzamy Fuad, Staf VKTR Teknologi Mobilitas.

Adanya bus yang mendukung Indonesia dalam gerakan go green ini menjadi angin segar bagi mahasiswa dan dosen PENS untuk melakukan penelitian dan pengembangan sistem electric vehicle secara langsung. “Dengan adanya bus listrik ini, dosen dan mahasiswa multidisciplinary dari berbagai program studi dan departemen diharapkan dapat memodifikasi atau mengoprek bersama-sama untuk melakukan penelitian dan pengembangan sistem electric vehicle secara langsung,” ujar Direktur PENS. (irf)

link https://www.pens.ac.id/2022/05/28/berkolaborasi-dengan-pt-vktr-teknologi-mobilitas-pens-kedatangan-bus-listrik-pertama-di-indonesia/

Kategori
Tak Berkategori

Inalum dan MIND ID Berpisah Tahun Ini

 388 total views,  8 views today

Proses pemisahan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dari holding pertambangan MIND ID sudah mendapat restu pemerintah.

Direktur Utama Holding MIND ID Hendi Prio Santoso mengungkapkan dengan izin tersebut diharapkan bisa beroperasi pada tahun ini.

“Insya Allah split off dari Inalum operating akan berjalan tahun ini. Kita baru dapat sinyal bahwa izin prakarsa sudah disetujui oleh pemerintah,” kata Hendi dalam rapat dengan Komisi VI DPR, Rabu (25/5/2022).

Baca artikel detikfinance, “Dapat Restu, Inalum dan MIND ID Berpisah Tahun Ini” selengkapnya https://finance.detik.com/energi/d-6095751/dapat-restu-inalum-dan-mind-id-berpisah-tahun-ini.

Kategori
Tak Berkategori

Grup MIND ID Diprediksi Masih Bisa Tumbuh 6%

 278 total views,  2 views today

BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID, atau Mining Industry Indonesia, yang beranggotakan PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero) dan PT Timah Tbk, mencatat realisasi kinerja yang positif di sepanjang 2021. Perekonomian global merespons lebih positif atas kondisi pandemi yang lebih terkendali pada tahun lalu.

Praktisi dan Pengamat Pasar Modal Lucky Bayu Purnomo mengungkapkan kinerja masing-masing emiten membaik pada tahun lalu, salah satunya karena sudah menjadi holding. Namun selain hal tersebut, emiten pertambangan memang telah diuntungkan dengan adanya kenaikan harga komoditas sektor pertambangan.

Sehingga menurut Lucky kinerja BUMN Holding Pertambangan ini masih mungkin untuk bertumbuh setidaknya hingga 6%.

link https://investor.id/business/294022/grup-mind-id-diprediksi-masih-bisa-tumbuh-setidaknya-6rnrnnbsp

Kategori
Kendaraan Listrik

Lokasi – Pabrik Baterai Mobil Listrik Dibangun Usai Lebaran

 448 total views,  4 views today

Pabrik ekosistem baterai kendaraan listrik garapan PT Industri Baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC) bersama LG Energy Solution (LGES) akan segera dibangun.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menerangkan kedua pihak telah menyepakati kemitraan untuk mengembangkan ekosistem baterai kendaraan listrik di Tanah Air.

Pembangunan pabrik untuk mendukung ekosistem baterai mobil listrik tersebut akan ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Mei 2022.

“LG kemarin sudah kita lakukan kontrak dengan IBC, sudah selesai MoU, sekarang groundbreaking untuk precursor, cathode itu akan dilakukan di bulan Mei,” katanya dalam rapat koordinasi pembangunan pusat 2022 secara virtual, Kamis (21/4/2022).

Baca artikel detikfinance, “Pabrik Baterai Mobil Listrik Dibangun Usai Lebaran, di Mana Lokasinya?” selengkapnya https://finance.detik.com/industri/d-6044322/pabrik-baterai-mobil-listrik-dibangun-usai-lebaran-di-mana-lokasinya.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

Kategori
Tak Berkategori

Industri Baterai Indonesia Dapat Rp 215 T dari Cina dan Korea – Kata Luhut

 244 total views,  8 views today

PT Industri Baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC) mengantongi investasi US$ 15 miliar atau sekitar Rp 215 triliun dari dua kemitraan yang dijalin untuk mengembangkan ekosistem baterai kendaraan listrik di Tanah Air.

Pertama adalah kemitraan yang dijalin salah satu induk usaha IBC, yakni PT Aneka Tambang Tbk. dengan korporasi asal Cina PT Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co. Ltd. (CBL) untuk inisiatif proyek baterai kendaraan listrik terintegrasi.

Kemitraan kedua adalah perjanjian serupa dengan LG Energy Solution, perusahaan asal Korea Selatan.

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan langkah ini merupakan pijakan baru bagi Indonesia untuk menjadi pemain utama di industri baterai kendaraan listrik. “Ini merupakan langkah penting bagi Indonesia untuk menjadi salah satu pemain industri baterai terbesar di dunia,” ujar Luhut dalam keterangan tertulis, Senin, 18 April 2022.

Direktur Utama IBC Toto Nugroho mengatakan kemitraan strategis ini akan memacu percepatan pembangunan ekosistem kendaraan listrik berkelanjutan yang diyakini mampu membangkitkan gairah industri otomotif ramah lingkungan.

“Dengan adanya industri baterai terintegrasi ini, diharapkan dapat mengakselerasi pertumbuhan ekosistem electric vehicle,” kata Toto.

Dia menambahkan, dalam jangka panjang lini bisnis yang akan dikembangkan oleh perseroan sejalan dengan adanya kemitraan ini bakal lebih luas, yakni tidak hanya berdampak pada industri baterai dari hulu hingga hilir.

“Ini diharapkan dapat mengakselerasi pertumbuhan ekosistem electric vehicle, membuka lapangan pekerjaan baru, meningkatkan TKDN, serta meningkatkan penggunaan baterai untuk kebutuhan lainnya,” ujarnya.

link https://bisnis.tempo.co/read/1583428/kata-luhut-soal-industri-baterai-indonesia-dapat-rp-215-t-dari-cina-dan-korea/full&view=ok

Kategori
Kendaraan Listrik

2024 Mobil Listrik ‘Made in Indonesia’ Pakai Baterai Lokal

 2,928 total views,  8 views today

Memiliki cadangan sumber daya mineral yang besar, membuat Indonesia cukup dilirik banyak investor untuk mengembangkan kendaraan listrik. Sekadar informasi, Indonesia memiliki cadangan nikel dan kobalt yang merupakan komponen penting dalam pembuatan baterai lithium.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita belum lama ini menyebut bahwa ada banyak pihak yang ingin berinvestasi dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.

Agus juga mengungkap bahwa pemerintah serius menggarap ekosistem industri kendaraan listrik dari hulu ke hilir. Salah satu caranya adalah melalui peningkatan investasi untuk memperkuat struktur manufaktur di dalam negeri.

“Sudah banyak investor yang mengajukan proposal ingin berkontribusi dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Misalnya ada industri yang ingin memproduksi baterainya, termasuk dari sektor otomotif,” ungkap Agus dalam keterangan resminya.

Tahun 2022 akan menjadi momen penting untuk pengembangan baterai litium untuk kendaraan listrik. Sebab, beberapa investor di Indonesia akan memulai konstruksi pembangunan pabriknya dalam upaya mengolah nikel dan kobalt menjadi bahan baku baterai litium. Seperti diketahui, pabrik baterai mobil listrik milik PT Industri Baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC) dan Konsorsium LG serta CATL untuk mobil listrik sudah mulai melakukan peletakan batu pertama akhir Juli 2021.

Baca artikel detikoto, “Tahun 2024 Mobil Listrik ‘Made in Indonesia’ Pakai Baterai Buatan Lokal” selengkapnya https://oto.detik.com/berita/d-6007333/tahun-2024-mobil-listrik-made-in-indonesia-pakai-baterai-buatan-lokal.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/