Kategori
Korporasi

Indika (INDY) dan Foxconn Disebut Mau Investasi US$ 2 Miliar di Industri Kendaraan Listrik

 310 total views,  6 views today

PT Indika Energy Tbk (INDY) tengah mempertimbangkan untuk investasi bersama senilai US$ 2 miliar dengan perusahaan asal Taiwan, Foxconn untuk manufaktur kendaraan listrik, baterai, dan penyimpanan energi.

Hal tersebut berdasarkan pernyataan petinggi Indika kepada Reuters.

Kemitraan didirikan antara Foxconn, Indika, dan tiga entitas lainnya pada awal tahun ini dalam nota kesepahaman untuk secara kolektif menginvestasikan US$ 8 miliar dalam memproduksi EV (electric vehicle) dan baterai di Indonesia.

Sebuah studi kelayakan untuk usaha Foxconn-Indika ditargetkan paling lambat selesai pada kuartal keempat tahun ini, kata CEO Grup Indika Azis Armand.

“Yang paling menarik adalah pasar domestik Indonesia yang besar, yang relatif memiliki tingkat adopsi yang rendah, meskipun kami tidak mengesampingkan pasar ekspor seperti Vietnam dan China,” kata Azis dikutip Jumat (22/7/2022).

https://s.tradingview.com/widgetembed/?frameElementId=tradingview_8083a&symbol=IDX%3AINDY&interval=D&saveimage=0&toolbarbg=f1f3f6&studies=%5B%5D&theme=light&style=1&timezone=Asia%2FBangkok&showpopupbutton=1&studies_overrides=%7B%7D&overrides=%7B%7D&enabled_features=%5B%5D&disabled_features=%5B%5D&showpopupbutton=1&locale=id&utm_source=investor.id&utm_medium=widget_new&utm_campaign=chart&utm_term=IDX%3AINDY&page-uri=https%3A%2F%2Finvestor.id%2Fmarket-and-corporate%2F300517%2Findika-indy-dan-foxconn-disebut-mau-investasi-us-2-miliar-di-industri-kendaraan-listrik

INDY Chart oleh TradingView

Indonesia telah menetapkan target memiliki 13 juta sepeda motor listrik, termasuk yang dikonversi, dan 2,2 juta mobil listrik di jalan raya pada 2030. Ini sejalan dengan target zero emission Indonesia.

Indika, produsen batu bara terbesar ketiga di Indonesia melalui unitnya PT Kideco Jaya Agung, telah fokus untuk meningkatkan pendapatan dari bisnis non batu bara, seperti tambang emas dan juga EV.

Ini bertujuan agar 50% dari pendapatannya berasal dari bisnis non batu bara pada tahun 2025. Porsi tersebut naik dari 12% saat ini, yang menurut Azis adalah kunci untuk tetap relevan.

“Jika kita hanya melihat pada sektor batu bara, partisipasi kita tidak akan berkelanjutan dalam memberi energi kepada Indonesia,” kata Azis.

link

https://investor.id/market-and-corporate/300517/indika-indy-dan-foxconn-disebut-mau-investasi-us-2-miliar-di-industri-kendaraan-listrik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: