Kategori
Kendaraan Listrik

Subsidi Mobil Listrik, Gaikindo: Jumlahnya Luar Biasa

Loading

Pemerintah akan memberikan subsidi kendaraan listrik. Namun aturan ini belum dirilis sejak diumumkan pada medio Desember lalu. Apa kabar terbarunya?

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita sempat mengutarakan bahwa mobil listrik akan mendapatkan insentif sebesar Rp 80 juta, lalu Rp 40 juta untuk mobil hybrid, Rp 8 juta untuk motor listrik dan Rp 5 juta untuk motor konversi.

Kabar terbaru Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi mengatakan, kebijakan pemberian insentif masih terus digodok.

“Memang rencananya sekitar Rp 80 juta per unit, itu yang dikatakan pak Menteri Perindustrian, Tapi pak Menteri Perindustrian tidak sendirian, kita harus mendapatkan approval yang cukup,” ujar Nangoi di Jakarta, Kamis (26/1/2023).

Soal besaran insentif, Nangoi mengatakan jika subsidi Rp 80 juta terealisasi untuk mobil listrik bisa membuat industri otomotif bergairah

Baca artikel detikoto, “Kabar Terbaru Subsidi Mobil Listrik, Gaikindo: Jumlahnya Luar Biasa” selengkapnya https://oto.detik.com/mobil/d-6536800/kabar-terbaru-subsidi-mobil-listrik-gaikindo-jumlahnya-luar-biasa.

Kategori
Kendaraan Listrik Korporasi

Antam (ANTM) Finalisasi Proyek Baterai EV US$ 6 Miliar

Loading

PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) atau Antam tengah memfinalisasi kesepakatan investasi pengembangkan industri baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dengan PT Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co Ltd (CBL), anak usaha CATL, dan LG Energy Solution (LGES) senilai US$ 6 miliar atau setara Rp 90 triliun. Kesepakatan proyek ini ditargetkan diteken tahun ini.

Direktur Pengembangan Usaha Antam (ANTM) Dolok Robert Silaban menjelaskan, kerja sama antara Antam, CBL dan LGES fokus pada sisi hulu (upstream) dari industri baterai EV. Sampai sekarang, conditional shares purchase agreement (CSPA) kerja sama ini segera rampung.

Sebab, kata dia, masih ada beberapa kondisi dalam transaksi yang harus dinilai, terutama menyangkut reserved atau cadangan nikel yang kadarnya perlu dinaikkan. Hal ini yang Antam negosiasikan dengan CBL dan LGES.

link,

https://investor.id/market-and-corporate/319239/antam-antm-finalisasi-proyek-baterai-ev-us-6-miliar

Kategori
Kendaraan Listrik

RI Mau Jadi Pemain Utama Baterai Mobil Listrik, Ini Syaratnya

Loading

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira mengatakan, Indonesia berpotensi menjadi salah satu produsen baterai mobil listrik besar di dunia karena memiliki sumber daya alam sebagai bahan baku utamanya, yakni nikel.

Namun, Indonesia punya PR yang harus segera dibereskan, bertindak cepat, serta menyelesaikan masalah SDM, penguasaan teknologi, dan menguasai rantai pasok bahan baku hingga pemesarannya.

“Tapi yang lebih penting itu sebenarnya, sebagai basis produksi, seberapa besar Indonesia bisa berkontribusi dalam rantai pasok baterai mobil listrik? Komponen-komponen baterai mobil listrik kan bukan hanya nikel saja, tapi ada bahan tambang lainnya, seperti litium. Teknologinya pun harus dikuasai dengan baik. Yang pasti, kalau itu terjadi, porsi produk Indonesia harus lebih banyak,” kata Bhima kepada Investor Daily, baru-baru ini.

link,

https://investor.id/business/319103/ri-mau-jadi-pemain-utama-baterai-mobil-listrik-ini-syaratnya

Kategori
Kendaraan Listrik

Rincian Biaya Modif Motor Bensin ke Motor Listrik

Loading

Pemerintah saat ini sedang mendorong program konversi motor bensin ke motor listrik. Tujuannya adalah agar menekan emisi dan menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Tentu ada biaya yang harus dikeluarkan dan pastinya tidak murah, karena banyak komponen yang harus diganti dan serangkaian pengujian yang dilakukan agar sepeda motor hasil konversi ini bisa layak jalan dan mendapatkan surat-surat untuk legalitas.

Kepala Balai Besar Survei dan Pengujian Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Senda Hurmuzan Kanam menjelaskan jika saat ini biaya konversi untuk komponen motor listrik non matic Rp 15 juta. Lalu untuk motor matic Rp 14,1 juta.

Kemudian akan ada biaya pengujian motor listrik konversi di BPLJSKB sebesar Rp 430 ribu. Ini di luar biaya mobilisasi ke lokasi pengujian.

Lalu ada biaya pengurusan cek fisik nomor mesin lama, nomor motor listrik, nomor rangka, STNK, TNKB dan BPKB sebesar Rp 500 ribu. Lalu ada juga biaya jasa motor listrik konversi ke bengkel tersertifikasi sebesar Rp 1,2 juta. Ini di luar biaya penggantian komponen konvensional atau sparepart motor. Sedangkan biaya penerbitan SUT dan SRUT di Kementerian Perhubungan Rp 0.

Baca artikel detikfinance, “Rincian Biaya Modif Motor Bensin ke Motor Listrik” selengkapnya https://finance.detik.com/energi/d-6512760/rincian-biaya-modif-motor-bensin-ke-motor-listrik.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

Kategori
Kendaraan Listrik

ITB Gandeng Polygon Bikin Sepeda Listrik, Begini Penampakannya

Loading

Bermula dari sebuah visi membangun sarana hijau transportasi ramah lingkungan, Polygon Bikes bersama kampus ITB memulai inovasi “Prototype In campus eBike ITB”.

Baca artikel detikfinance, “ITB Gandeng Polygon Bikin Sepeda Listrik, Begini Penampakannya” selengkapnya https://finance.detik.com/foto-bisnis/d-6330813/itb-gandeng-polygon-bikin-sepeda-listrik-begini-penampakannya.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

Kategori
Kendaraan Listrik Korporasi

Tesla Bangun Pabrik di RI, Saham Nikel Panas

Loading

Tesla dikabarkan akan membangun pabrik perakitan mobil listrik baterai (battery electric vehicle/BEV) berkapasitas 1 juta unit per tahun di Indonesia. Hal ini bakal membuat saham-saham nikel di Bursa Efek Indonesia (BEI) memanas.

“Kabar Tesla membangun pabrik di Indonesia menjadi sentimen positif saham-saham nikel, yakni INCO, MDKA, dan ANTM,” tulis perusahaan investasi global JP Morgan, dikutip Kamis (12/1/2023).

Kemarin, saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menjadi buruan pemodal asing, dengan net buy Rp 227 miliar, sedangkan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 45,8 miliar. Ini terjadi di tengah total net sell asing sebesar Rp 462 miliar.

link,

https://investor.id/market-and-corporate/318945/tesla-bangun-pabrik-di-ri-saham-nikel-panas-

Kategori
Kendaraan Listrik

Daftar Motor Listrik yang Bakal Dapat Insentif Rp 8 Juta

Loading

Guna mendorong penetrasi mobil listrik di Indonesia, pemerintah telah memiliki program khusus melalui insentif yang bertujuan merangsang daya beli konsumen. Aturan insentif untuk percepatan adopsi kendaraan listrik itu pun nampaknya bakal menjadi kenyataan dalam waktu dekat. Tak hanya untuk mobil, insentif tersebut juga diberikan kepada motor listrik. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita.

“Motor listrik yang baru tentu akan diberikan insentif nanti sekitar Rp 8 juta, sementara motor konversi menjadi motor listrik itu akan diberikan insentif sekitar Rp 5 juta rupiah,” ucap Agus Gumiwang, dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (14/12/2022).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Daftar Motor Listrik yang Bakal Dapat Insentif Rp 8 Juta”, Klik untuk baca: https://otomotif.kompas.com/read/2022/12/15/131200515/daftar-motor-listrik-yang-bakal-dapat-insentif-rp-8-juta.
Penulis : Aprida Mega Nanda
Editor : Aditya Maulana

Kompascom+ baca berita tanpa iklan: https://kmp.im/plus6
Download aplikasi: https://kmp.im/app6

Kategori
Kendaraan Listrik

Jadi ‘Raja’ Baterai Listrik, RI Siapkan 4 Daerah Pusat Pabrik

Loading

Indonesia bersiap menjadi ‘raja’ baterai listrik dunia, pemerintah bahkan sudah menyiapkan 4 wilayah yang akan dibangun pabrik baterai listrik sebagai ekosistem. Nah, Dalam waktu beberapa pekan ini, Indonesia akan meresmikan pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik di Morowali, Sulawesi Tengah.

Hal itu dikatakan langsung oleh Deputi Bidang Investasi dan Pertambangan Kemenko Marves Septian Hario Seto. Ia menyatakan bahwa sekitar tanggal 21-22 November ini, pemerintah akan meresmikan pabrik baterai listrik di Morowali.

Pemerintah akan menetapkan empat wilayah yang bakal menjadi pusat pabrik baterai kendaraan listrik. Selain Kawasan industri pengolahan nikel PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Masih ada beberapa wilayah lain yang akan menjadi pusat pengembangan pabrik baterai.

link,

https://www.cnbcindonesia.com/news/20221110091145-4-386627/jadi-raja-baterai-listrik-ri-siapkan-4-daerah-pusat-pabrik

Kategori
Kendaraan Listrik

Genjot Kendaraan Listrik, Pemerintah Siapkan Insentif Rp 5 Triliun di 2023

Loading

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah tengah menyiapkan dana Rp 5 triliun untuk insentif pembelian kendaraan listrik.

Dana tersebut bakal diberikan untuk pembelian motor listrik, mobil listrik, dan bus listrik produksi dalam negeri. Meski demikian, alokasi anggaran insentif pembelian kendaraan listrik untuk tahun 2023 masih dibahas bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

“Ini sedang bicara dengan Bu Menteri Keuangan nilainya Rp 5 triliun, nanti dibagi motor berapa, mobil berapa. Bus kita akan pertimbangkan juga,” ujarnya dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/12/2022).

Ia menjelaskan, pada dasarnya pemberian insentif kendaraan listrik dilakukan oleh semua negara sebagai upaya melakukan transisi ke energi bersih,diantaranya Thailand  telah memberikan insentif pembelian kendaraan listrik.

“Transisi energi, salah satu pengguna terbesar adalah sektor otomotif, dan sektor otomotif ini semua negara Eropa memberikan insentif,” kata dia.

Menurutnya alasan  pemberian insentif kendaraan listrik ini mengemuka sebab harganya 30% lebih mahal dari harga kendaraan konvensional. Dengan adanya insentif diharapkan harga kendaraan listrik menjadi lebih terjangkau.

link,

https://investor.id/business/317070/genjot-kendaraan-listrik-pemerintah-siapkan-insentif-rp-5-triliun-di-2023

Kategori
Kendaraan Listrik

Gelontorkan Insentif, Pemerintah Bidik 400 Ribu Mobil Listrik di 2025

Loading

Pemerintah menargetkan jumlah mobil listrik sebanyak 400.000 unit atau minimal 20% dari total kendaraan pada 2025.

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat konferensi pers bersama Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Rabu (21/12/2022).

Dalam mendukung target 400.000 unit mobil listrik, Airlangga memaparkan, pemerintah akan memberikan insentif bagi masyarakat yang hendak membelinya dikarenakan jurus ini sudah dilakukan di negara-negara Eropa.

“Sebetulnya insentif diberikan semua negara, karena kunci dari kita adalah energi transisi dan energi transisi pengguna salah satu terbesar adalah sektor otomotif dan sektor otomotif ini negara Eropa memberikan insentif. Insentif itu didesain dalam bentuk capping price kendaraan,” jelas Airlangga.

link,

https://investor.id/business/gelontorkan-insentif-pemerintah-bidik-400-ribu-mobil-listrik-di-2025