Kategori
Kendaraan Listrik

Pemerintah : Ingin Buat Charging Mobil Listrik Khusus Disabilitas

 975 total views

Kalau saat ini Stasiun Pengisian Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tidak mengutamakan untuk para penyandang disabilitas, ke depannya pemerintah mengatakan akan lebih mengutamakan para penyandang disibilitas.

Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan, Wanhar, pada ajang Electric Vehicle Indonesia via Youtube, Rabu (28/7/2021), mengatakan pemerintah akan menyediakan SPKLU khusus para penyandang disabilitas.

“Tentu saja (akan menyediakan SPKLU khusus disabilitas) karena sudah kebijakan pemerintah Indonesia menyediakan untuk para penyandang disabilitas,” ucap Wanhar.

“Namun memang saat ini belum banyak baru 166 unit, tapi kita bisa lihat tempatnya cukup nyaman, karena ada di rest area, SPBU dan gedung-gedung dan tentu kami akan mengingatkan ke kementerian terkait untuk menyediakan SPKLU untuk disibilitas,” Wanhar menambahkan.

Per Februari 2021 tercatat ada 32 titik SPKLU yang tersebar di 12 kota dan 22 lokasi, antara lain di kantor-kantor PLN dan beberapa lokasi pusat keramaian seperti pusat perbelanjaan. Selain itu terdapat 33 titik Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) yag tersebar di 33 lokasi di 3 kota, yaitu Banten, Bandung dan Bali.

PLN juga telah meluncurkan aplikasi PLN Charge.IN pada akhir Januari 2021 lalu. Aplikasi Charge.IN adalah aplikasi charging yang pertama pada SPKLU bagi konsumen pemilik KBLBB.

Melalui aplikasi Charge.IN, pemilik KBLBB bisa mengontrol dan memonitor pengisian baterai mobil atau motor listrik di stasiun-stasiun pengisian atau SPKLU. Aplikasi PLN Charge.IN sudah tersedia di google playstore, sehingga saat ini masyarakat sudah dapat menikmati kemudahan dalam mengisi daya kendaraan listrik.

M Luthfi Andika – detikOto
https://oto.detik.com/berita/d-5661296/pemerintah-mau-buat-charging-mobil-listrik-khusus-disabilitas?_ga=2.153423800.1042266792.1627558567-1249042984.1627558567

Kategori
Kendaraan Listrik

Pabrik Baterai Mobil Listrik Dibangun Agustus

 1,238 total views

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan groundbreaking tahap satu pabrik baterai mobil listrik PT Industri Baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC) dan Konsorsium LG asal Korea Selatan (Korsel) dimulai Agustus 2021.

“Insyaallah di bulan Agustus ini groundbreaking tahap pertama untuk pabrik baterai mobilnya. Ini menjadi yang pertama di Indonesia, bukan kacang goreng,” kata Bahlil dalam konferensi pers virtual, Selasa (27/7/2021).

Selain itu, Bahlil juga mengungkap pabrik mobil listrik yang dibangun perusahaan asal Korea Selatan, Hyundai Group ditargetkan pada Februari 2022 sudah mulai produksi.

“Pabrik mobil Hyundai yang nilai investasinya US$ 1,5 miliar ini dibangun terus, bulan dua atau tiga tahun 2022 itu sudah menghasilkan mobil listrik,” jelas Bahlil.

Sebagai informasi, Bahlil sebelumnya pernah mengungkap pabrik baterai mobil listrik mulai dibangun Juli 2021. Namun memang disebutkan pula paling lambat Agustus akan dibangun.

“LG ini sudah mulai groundbreaking bulan Juli, paling lambat Agustus awal kita sudah kita bangun, ini bukan cerita dongeng, ini sudah kita lakukan,” jelasnya dalam Rakornas dengan HIPMI secara virtual, Sabtu (19/6/2021).

Sementara pabrik mobil listrik Hyundai akan menjadi pusat basis produksi pertama Hyundai di kawasan ASEAN. Sales Director Hyundai Mobil Indonesia Erwin Djajadiputra pernah mengungkap pihaknya bisa mulai produksi mobil listrik akhir tahun ini.

“Sudah hampir mencapai 90% dan akan selesai kurang lebih di bulan Juli ini di mana di akhir tahun ini kita sudah bisa mulai memproduksi,” ujar dia Senin (12/4/2021).

Aulia Damayanti – detikFinance
https://finance.detik.com/industri/d-5658685/pabrik-baterai-mobil-listrik-dibangun-agustus-bahlil-bukan-kacang-goreng?_ga=2.119311241.1042266792.1627558567-1249042984.1627558567

Kategori
Kendaraan Listrik

100 lebih ‘SPBU Listrik’ Sudah Tersedia hingga April 2021

 1,266 total views,  2 views today

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan pemerintah telah membangun 122 tempat pengisian daya listrik hingga April 2021. Tempat pengisian daya itu tersebar di 83 lokasi yakni mulai dari perkantoran, hotel, pusat perbelanjaan hingga di rest area jalan tol.

Langkah ini sebagai bagian dari upaya menekan gas emisi rumah kaca sebesar 29% di tahun 2030.

“Hingga April 2021 telah terbangun 122 unit charging station di 83 lokasi,” kata Arifin seperti dikutip dari Antara, Kamis (22/4/2021).

Dalam peta jalan program kelistrikan nasional, pemerintah memproyeksikan dapat membangun 3.860 tempat pengisian daya kendaraan listrik. Lalu, sebanyak 17.000 tempat penukaran baterai di seluruh Indonesia hingga tahun 2025.

Sejalan dengan itu, angka penggunaan mobil listrik ditargetkan mencapai 19.220 unit, motor listrik 757.139 unit, dan bus listrik mencapai 10.227 unit dalam empat tahun ke depan.

Adapun biaya pengisian daya kendaraan listrik di Indonesia senilai Rp 1.644,5 sampai dengan Rp 2.466,7 per kWh. Harga ini merupakan salah satu yang termurah di dunia.

“Pemerintah memberikan berbagai regulasi dan insentif agar masyarakat beralih menggunakan kendaraan listrik,” kata Arifin.

sumber :

https://finance.detik.com/energi/d-5542946/122-spbu-listrik-sudah-tersedia-hingga-april-2021?tag_from=news_beritaTerkait&_ga=2.174388385.2092560513.1619108998-1068323113.1619108998

Kategori
Kendaraan Listrik

Menhub : Jajal Sepeda Listrik Buatan Lokal

 1,148 total views

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menghabiskan waktu di hari liburnya dengan jalan-jalan ke Bekasi menggunakan KRL. Dia ke Bekasi hanya ingin menjajal sepeda listrik sekaligus memantau sosialisasi penggunaan kendaraan listrik.

Budi menggunakan KRL dari Stasiun Jatinegara menuju Stasiun Bekasi Timur. Di lokasi sudah disiapkan acara sosialisasi kendaraan listrik.

Setibanya di Stasiun Bekasi Timur, Budi langsung menyambangi sederet kendaraan listrik yang sudah berjejer rapih. Ada mobil listrik dari berbagai merk mulai dari Tesla dan Hyundai, ada juga mobil listrik milik Grab.

Budi juga sempat melihat-lihat sepeda motor listrik yang bermerek Gesit. Terakhir dia melihat sepeda listrik buatan UMKM bermerek E-mostra dan menjajalnya keliling parkiran stasiun.

“Hari ini saya bahagia tadi baru coba motor buatan anak bangsa, UMKM, mereka mampu membuat motor listrik, bentuknya bagus, tenaganya bagus, TKDN mencapai 50%. Oleh karena itu kita ingin sekali produk dalam negeri ini bisa maju dan bisa dipasarkan dalam jumlah yang banyak,” ujarnya di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (18/4/2021).

selengkapnya,..

https://finance.detik.com/industri/d-5536941/naik-krl-menhub-langsung-jajal-sepeda-listrik-buatan-lokal?_ga=2.171255584.1084529832.1619358082-918180879.1619358082

Danang Sugianto – detikFinance

Kategori
Kendaraan Listrik

Berburu Inovasi Mobil Listrik – Indonesia

 1,074 total views

New Energy Nexus Indonesia menggelar hackathon kedua di Indonesia yang bernama [RE]energize Indonesia 2021. Tujuannya? Mencari ide-ide inovatif untuk membangun ekosistem sektor electric mobility di Indonesia.

Didukung oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, National Battery Research Institute, PT Surya Utama Nuansa dan knowledge partner lainnya, hackathon online ini terbuka bagi individu maupun tim yang memiliki solusi dan inovasi di sektor e-mobility ataupun ekosistem pendukungnya.

“Pendaftaran online dibuka hari ini, 15 April 2021. Salah satu syarat pentingnya adalah pendaftar harus mengajukan proposal yang mendemonstrasikan solusi, inovasi atau ide yang dapat memecahkan permasalahan yang relevan dengan challenge areas kami, yakni E-Mobility dan Ekosistem Kendaraan Listrik,” ungkap Aditya Mulya, Manajer Program dari New Energy Nexus Indonesia.

“Dalam menjaring inovasi dan ide terbaik, kami akan dibantu oleh 5 orang juri, termasuk dari jaringan internasional kami,” tambahnya dalam keterangan yang diterima detikINET, Kamis (15/4/2021).

lanjut sumber :

https://inet.detik.com/business/d-5533859/berburu-inovasi-mobil-listrik-di-indonesia?_ga=2.144635830.2092560513.1619108998-1068323113.1619108998

Anggoro Suryo Jati – detikInet

Kategori
Kendaraan Listrik

apakah ? Maung Pindad Mau Dibikin Versi Kendaraan Listrik

 778 total views,  2 views today

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo menyambut baik tawaran PT Mahakarya Sukma Abadi melahirkan mobil Maung versi elektrik atau listrik. IMI, Pindad, serta Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) akan ikut serta dalam menghadirkan mobil Maung listrik ini.

Menurut Bamsoet, kehadiran Maung versi konvensional berbahan bakar minyak sangat memikat warga sipil. Bahkan pemesanan untuk sipil sudah mencapai 100 unit.

“Peningkatan Maung menjadi elektrik akan semakin menyemarakkan perkembangan industri kendaraan listrik di Indonesia. Tantangan tak mudah, mengingat Maung merupakan tipe kendaraan Rantis 4X4 yang bisa digunakan untuk off road,” ujar Bamsoet dalam

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan General Motor Co telah mengeluarkan Hummer versi elektrik untuk memenuhi kebutuhan penggemar off-road yang sudah mulai bermigrasi ke listrik. Menggunakan 3 buah motor listrik e4WD yang mampu menghasilkan tenaga setara 1.000 dk dan torsi 15.591 Nm. Listrik untuk 3 motor ini dipasok oleh 24 buah modul baterai Ultium, dalam keadaan penuh bisa menempuh jarak mencapai 563 km.

“Mercedes-Benz juga telah mengenalkan EQC 4×4 sebagai mobil off-road listrik pertamanya. Menandakan bahwa kendaraan listrik untuk off-road sudah mulai menggeliat. Indonesia melalui Maung, jangan sampai tertinggal,” jelas Bamsoet.

Ia menerangkan kejuaraan balap mobil listrik off-road, Extreme E, kini juga sudah populer di berbagai penggemar otomotif. Bahkan salah satu tim balapnya, Techeetah Extreme E atau Techeetah XE, punya markas di Jakarta.

lanjut,…

sumber :

https://oto.detik.com/mobil/d-5488154/maung-pindad-mau-dibikin-versi-kendaraan-listrik-mantap-nih?_ga=2.116251653.2092560513.1619108998-1068323113.1619108998

Faidah Umu Sofuroh – detikOto