Kategori
Korporasi

Anak Usaha Garuda (GMFI) Luncurkan 3 Kendaraan Listrik

Loading

PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) atau GMF AeroAsia meluncurkan tiga proyek inovasi berbasis kendaraan listrik yang dikembangkan bersama dengan dua universitas, yaitu Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) dan Universitas Bandar Lampung (UBL).

Kendaraan tersebut di antaranya automated guided vehicle yang diberi nama ALTO yang dapat diimplementasikan untuk pemindahan komponen pesawat secara otomatis dari shop satu ke shop lainnya. Lalu electric vehicle remote control pushback tug dengan nama ARTEMITS yang dapat digunakan untuk menarik dan mendorong pesawat pada saat groundhandling baik di apron maupun di hanggar di mana menjadi satu-satunya di dunia yang dapat menggantikan pushback konvensional berbahan bakar fosil. Dan terakhir electric vehicle material handling yang dapat mendukung efisiensi pengangkutan komponen material pesawat di hanggar.

lanjut,

https://investor.id/market-and-corporate/323292/surprise-anak-usaha-garuda-gmfi-luncurkan-3-kendaraan-listrik

Kategori
Kendaraan Listrik

Motor Listrik Bakal Peroleh Subsidi Rp 7 Juta

Loading

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan bahwa besaran subsidi untuk motor listrik baru dan konversi sebesar Rp 7 juta per unit.

Menurut Sekjen Kementerian ESDM Rida Mulyana, pimpinan di level atas sepakat ada insentif untuk mendorong penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) secara masif ke depan.

“Penyaluran insentif kendaraan listrik akan dilakukan oleh Kementerian Perindustrian dengan dana yang akan diberikan oleh Kementerian Keuangan. ESDM mengambil peran dalam konversi kendaraan konvensional menjadi kendaraan listrik,” ungkap Rida dalam konferensi pers di kantor ESDM, Jakarta, Senin (30/1/2023).

Rida menegaskan, peraturan lengkap pemberian subsidi motor listrik tersebut masih terus dimatangkan. Sebab uang subsidi motor listrik adalah milik rakyat, sehingga harus sangat hati-hati agar bisa dipertanggungjawabkan.

Untuk motor listrik baru awalnya akan diberikan insentif berupa subsidi sebesar Rp 8 juta, sedangkan untuk motor konversi sebesar Rp 5 juta.

Namun, rencana awal tersebut berubah setelah Kementerian ESDM memastikan akan memberikan subsidi motor listrik sebesar Rp 7 juta per unit.

link,

https://investor.id/business/320286/motor-listrik-bakal-peroleh-subsidi-rp-7-juta

Kategori
Kendaraan Listrik

Subsidi Rp 7 Juta Motor Listrik Rilis Minggu Depan

Loading

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan kebijakan subsidi untuk kendaraan listrik akan akan dirilis awal Februari 2023. Salah satu bocorannya soal besaran insentif untuk pembelian sepeda motor listrik baru.

Besaran subsidi yang diungkapkan oleh Luhut lebih kecil Rp 1 juta ketimbang jumlah yang dikatakan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang. Pada medio Desember lalu, Agus bilang untuk sepeda motor listrik baru mendapat subsidi Rp 8 juta.

“Kita sudah finalkan (terkait KBLBB) di Ratas (Rapat Terbatas) kemarin, minggu depan sudah harus keluar Permen (Peraturan Menteri) dari Kementerian Keuangan terkait subsidi dan sebagainya. Mudah-mudahan minggu depan, Februari awal. Rp 7 juta ya kira-kira untuk motor listrik baru dan nanti akan diumumkan semua, nanti akan diprioritaskan untuk rakyat yang sederhana,” ungkap Menko Luhut dalam acara Saratoga Investment Summit 2023 di Jakarta, (26/1/2023).

Menurut rencana pemerintah, selain sepeda motor baru, pembelian mobil listrik akan mendapat subsidi sekitar Rp 80 juta. Lalu konversi motor listrik bisa mendapat subsidi Rp 5 juta.

Tapi insentif itu diberikan hanya untuk kendaraan yang memiliki pabrik di Indonesia. Menperin mengatakan saat rapat kerja dengan Komisi VII, Kamis (8/12) baru tiga perusahaan mobil listrik yang produksi di Indonesia, diketahui Wuling, Hyundai, dan DFSK. Sedangkan Toyota juga sudah memproduksi lokal model hybrid, Innova Zenix, dan Suzuki Ertiga untuk kategori mild hybrid.

Baca artikel detikoto, “Makin Murah Nih! Subsidi Rp 7 Juta Motor Listrik Rilis Minggu Depan” selengkapnya https://oto.detik.com/motor/d-6536961/makin-murah-nih-subsidi-rp-7-juta-motor-listrik-rilis-minggu-depan.

Kategori
Kendaraan Listrik

Subsidi Mobil Listrik, Gaikindo: Jumlahnya Luar Biasa

Loading

Pemerintah akan memberikan subsidi kendaraan listrik. Namun aturan ini belum dirilis sejak diumumkan pada medio Desember lalu. Apa kabar terbarunya?

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita sempat mengutarakan bahwa mobil listrik akan mendapatkan insentif sebesar Rp 80 juta, lalu Rp 40 juta untuk mobil hybrid, Rp 8 juta untuk motor listrik dan Rp 5 juta untuk motor konversi.

Kabar terbaru Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi mengatakan, kebijakan pemberian insentif masih terus digodok.

“Memang rencananya sekitar Rp 80 juta per unit, itu yang dikatakan pak Menteri Perindustrian, Tapi pak Menteri Perindustrian tidak sendirian, kita harus mendapatkan approval yang cukup,” ujar Nangoi di Jakarta, Kamis (26/1/2023).

Soal besaran insentif, Nangoi mengatakan jika subsidi Rp 80 juta terealisasi untuk mobil listrik bisa membuat industri otomotif bergairah

Baca artikel detikoto, “Kabar Terbaru Subsidi Mobil Listrik, Gaikindo: Jumlahnya Luar Biasa” selengkapnya https://oto.detik.com/mobil/d-6536800/kabar-terbaru-subsidi-mobil-listrik-gaikindo-jumlahnya-luar-biasa.

Kategori
Korporasi

Merdeka Battery Bakal IPO, MDKA Lepas Saham Batutua Pelita Rp 1,24 Triliun

Loading

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menjual 1.447.766 saham PT Batutua Pelita Investama (BPI) kepada anak usahanya PT Merdeka Battery Materials (MBM) senilai Rp 1,24 triliun.

Manajemen MDKA menjelaskan bahwa perseroan dan MBM telah menandatangani perjanjian yang berlaku efektif pada tanggal 13 Januari 2023.

“Berdasarkan perjanjian, perseroan akan menjual sebanyak 1.447.766 saham miliknya di BPI kepada MBM,” papar manajemen MDKA dikutip Rabu (18/1/2023).

link,

https://investor.id/market-and-corporate/319358/merdeka-battery-bakal-ipo-mdka-lepas-saham-batutua-pelita-rp-124-triliun

Kategori
Kendaraan Listrik Korporasi

Antam (ANTM) Finalisasi Proyek Baterai EV US$ 6 Miliar

Loading

PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) atau Antam tengah memfinalisasi kesepakatan investasi pengembangkan industri baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dengan PT Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co Ltd (CBL), anak usaha CATL, dan LG Energy Solution (LGES) senilai US$ 6 miliar atau setara Rp 90 triliun. Kesepakatan proyek ini ditargetkan diteken tahun ini.

Direktur Pengembangan Usaha Antam (ANTM) Dolok Robert Silaban menjelaskan, kerja sama antara Antam, CBL dan LGES fokus pada sisi hulu (upstream) dari industri baterai EV. Sampai sekarang, conditional shares purchase agreement (CSPA) kerja sama ini segera rampung.

Sebab, kata dia, masih ada beberapa kondisi dalam transaksi yang harus dinilai, terutama menyangkut reserved atau cadangan nikel yang kadarnya perlu dinaikkan. Hal ini yang Antam negosiasikan dengan CBL dan LGES.

link,

https://investor.id/market-and-corporate/319239/antam-antm-finalisasi-proyek-baterai-ev-us-6-miliar

Kategori
Kendaraan Listrik

RI Mau Jadi Pemain Utama Baterai Mobil Listrik, Ini Syaratnya

Loading

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira mengatakan, Indonesia berpotensi menjadi salah satu produsen baterai mobil listrik besar di dunia karena memiliki sumber daya alam sebagai bahan baku utamanya, yakni nikel.

Namun, Indonesia punya PR yang harus segera dibereskan, bertindak cepat, serta menyelesaikan masalah SDM, penguasaan teknologi, dan menguasai rantai pasok bahan baku hingga pemesarannya.

“Tapi yang lebih penting itu sebenarnya, sebagai basis produksi, seberapa besar Indonesia bisa berkontribusi dalam rantai pasok baterai mobil listrik? Komponen-komponen baterai mobil listrik kan bukan hanya nikel saja, tapi ada bahan tambang lainnya, seperti litium. Teknologinya pun harus dikuasai dengan baik. Yang pasti, kalau itu terjadi, porsi produk Indonesia harus lebih banyak,” kata Bhima kepada Investor Daily, baru-baru ini.

link,

https://investor.id/business/319103/ri-mau-jadi-pemain-utama-baterai-mobil-listrik-ini-syaratnya

Kategori
Kendaraan Listrik

Rincian Biaya Modif Motor Bensin ke Motor Listrik

Loading

Pemerintah saat ini sedang mendorong program konversi motor bensin ke motor listrik. Tujuannya adalah agar menekan emisi dan menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Tentu ada biaya yang harus dikeluarkan dan pastinya tidak murah, karena banyak komponen yang harus diganti dan serangkaian pengujian yang dilakukan agar sepeda motor hasil konversi ini bisa layak jalan dan mendapatkan surat-surat untuk legalitas.

Kepala Balai Besar Survei dan Pengujian Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Senda Hurmuzan Kanam menjelaskan jika saat ini biaya konversi untuk komponen motor listrik non matic Rp 15 juta. Lalu untuk motor matic Rp 14,1 juta.

Kemudian akan ada biaya pengujian motor listrik konversi di BPLJSKB sebesar Rp 430 ribu. Ini di luar biaya mobilisasi ke lokasi pengujian.

Lalu ada biaya pengurusan cek fisik nomor mesin lama, nomor motor listrik, nomor rangka, STNK, TNKB dan BPKB sebesar Rp 500 ribu. Lalu ada juga biaya jasa motor listrik konversi ke bengkel tersertifikasi sebesar Rp 1,2 juta. Ini di luar biaya penggantian komponen konvensional atau sparepart motor. Sedangkan biaya penerbitan SUT dan SRUT di Kementerian Perhubungan Rp 0.

Baca artikel detikfinance, “Rincian Biaya Modif Motor Bensin ke Motor Listrik” selengkapnya https://finance.detik.com/energi/d-6512760/rincian-biaya-modif-motor-bensin-ke-motor-listrik.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

Kategori
Kendaraan Listrik

ITB Gandeng Polygon Bikin Sepeda Listrik, Begini Penampakannya

Loading

Bermula dari sebuah visi membangun sarana hijau transportasi ramah lingkungan, Polygon Bikes bersama kampus ITB memulai inovasi “Prototype In campus eBike ITB”.

Baca artikel detikfinance, “ITB Gandeng Polygon Bikin Sepeda Listrik, Begini Penampakannya” selengkapnya https://finance.detik.com/foto-bisnis/d-6330813/itb-gandeng-polygon-bikin-sepeda-listrik-begini-penampakannya.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

Kategori
Korporasi

Investasi Baterai Kendaraan Listrik, Inggris Gandeng Pengusaha RI

Loading

Perusahaan Inggris, Britishvolt akan investasi di Indonesia di bidang baterai kendaraan listrik. Tak sendiri, perusahaan tersebut menggandeng pengusaha dalam negeri.

Namun, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia belum menyebut nama pengusaha nasional tersebut. Dia mengatakan, perizinan Britishvolt sudah hampir rampung.

“Britishvolt kerja sama sama pengusaha nasional sekarang ini juga dalam proses perizinannya sudah hampir rampung,” katanya dalam konferensi pers seperti disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (13/1/2023).

Bahlil menambahkan, pembangunan untuk investasi baterai kendaraan listrik ini kemungkinan baru bisa dilakukan di kuartal II atau III.

Baca artikel detikfinance, “Investasi Baterai Kendaraan Listrik, Inggris Gandeng Pengusaha RI” selengkapnya https://finance.detik.com/energi/d-6514189/investasi-baterai-kendaraan-listrik-inggris-gandeng-pengusaha-ri.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/