Kategori
Korporasi

Lonjakan Laba, MIND ID Didukung Cadangan Minerba Melimpah

Loading

Emiten BUMN Tambang dan sumber daya mineral yang berada di bawah naungan PT Mineral Indonesia (Persero) telah merilis laporan kinerja keuangan tahun 2022. Dari terseut, publik bukan hanya tercengang dengan lonjakan laba bersihnya, juga terpukau dengan kekayaan yang dimiliki holding BUMN Tambang yang dulu bernama MIND ID ini.

Kekayaan BUMN Tambang juga dimuat dalam Riset McKinsey & Company yang menyebutkan Indonesia merupakan produsen terbesar nikel di dunia. Bumi pertiwi juga menduduki peringkat kedua dan ketiga di kancah internasional untuk kategori produksi timah dan batu bara.

Hasil komoditas tambang unggulan negeri ini tidak terbatas hanya pada 3 minerba yang sudah disebutkan tadi. Indonesia juga menduduki peringkat keempat terbesar dari sisi produksi bauksit, peringkat ke-10 dunia produsen emas, dan peringkat ke-12 untuk kategori konsentrat tembaga.

Kategori
Korporasi

Capai Rp22 T, Mind Id Makin Prospektif

Loading

Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID mencatatkan kinerja progresif sepanjang tahun lalu. Capaian ini turut didukung oleh booming komoditas yang berlangsung pada 2022.

Pengamat Pertambangan sekaligus Peneliti di Alpha Research Database Ferdy Hasiman menuturkan bahwa kinerja holding pertambangan milik negara ini cukup baik dalam beberapa tahun terakhir.

Capaian ini turut ditopang oleh positifnya kinerja anggota holding seperti PT Bukit Asam Tbk. (PTBA), PT Timah Tbk (TINS), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Vale Indonesia Tbk (INCO) termasuk Freeport Indonesia.

“Dari segi kekompangan holding cukup bagus. Bahkan, dengan adanya holding BUMN tambang, kita bisa optimis. Kita harap tambang BUMN bisa diandalkan ke depan untuk meningkatkan pendapatan negara dan jadi pioner industri tambang Tanah Air,” katanya, Sabtu (18/3/2023).

Seiring dengan kinerja positif anggota holding, MIND ID didorong untuk berperan lebih aktif dalam upaya mencapai Net Zero Emission (NZE) dan transisi energi.

Dalam perkembangannya, komoditas tambang cukup diandalkan dalam upaya peralihan menuju energi bersih. Nikel misalnya diperlukan sebagai salah satu bahan baku baterai. Termasuk batu bara untuk menghasilkan Dimethyl Ether (DME) sebagai pengganti LPG.

“MIND ID harus bersiap menjalankan program transisi energi yang sudah diwanti-wanti Presiden Jokowi. Karena perusahaan anggota holding dapat menguasai pangsa pasar transisi energi. Pun secara kinerja, mereka sudah on the track,” tuturnya.

link,

https://investor.id/business/324957/capai-rp22-t-mind-id-makin-prospektif

Kategori
Korporasi

Motor Listrik Disubsidi, Emiten-emiten Ini Kecipratan

Loading

Pemerintah akan memberikan insentif kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk sepeda motor listrik sebesar Rp 7 juta per unit yang dialokasikan bagi 250.000 unit motor di tahun 2023.

Adapun 250.000 unit motor tersebut terdiri dari 200.000 unit untuk pembelian sepeda motor baru dan 50.000 unit untuk konversi sepeda motor konvensional berbahan bakar fosil menjadi sepeda motor listrik.

“Untuk yang bantuan pemerintah untuk pembelian sepeda motor listrik baru sebesar Rp 7 juta per unit sepeda motor untuk 200.000 unit di tahun 2023,” ucap Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (6/3/2023).

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, salah satu persyaratan motor listrik yang memperoleh subsidi adalah tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) 40%.

Dalam datanya, terdapat 3 merek motor sepeda listrik yang saat ini mencatatkan TKDN di atas 40%, yaitu Gesits, Volta, dan Selis.

Sebagaimana diketahui, Gesits diproduksi oleh PT Wika Industri Manufaktur (WIMA). Akan tetapi, mayoritas sahamnya saat ini dipegang oleh Indonesia Battery Corporation (IBC) 53,93%. Namun demikian, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) tetap menggenggam saham WIMA melalui PT Wijaya Karya Industri dan Beton (WIKON) sebanyak 46,04%.

Sementara itu, motor listrik Volta dibuat oleh anak usaha PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) yang juga masuk dalam Grup M Cash (MCAS).

lanjut,

https://investor.id/market-and-corporate/323726/motor-listrik-disubsidi-emitenemiten-ini-kecipratan

Kategori
Korporasi

Akan Deal : BASF-VW Bikin Pabrik Baterai Mobil Listrik di Indonesia

Loading

Indonesia tengah mendorong investasi baterai kendaraan listrik di Tanah Air. Rencananya, perusahaan Jerman, BASF dan Volkswagen (VW) akan menanamkan modalnya di Tanah Air.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mencapai kesepakatan dengan BASF dan VW dalam acara Hannover Messe.

“Salah satu deal yang akan dilakukan oleh Bapak Presiden nanti ke Jerman pada Hannover Messe salah satunya Jerman mau bangun di sini BASF bersama Volkswagen, Ford sudah,” katanya dalam CNBC Indonesia Economic Outlook 2023, Selasa (28/2/2023).

Erick mengatakan, Indonesia terbuka dengan investasi. BUMN sendiri memiliki IBC yang telah bermitra dengan CATL.

“Siapa partner kita, kita terbuka, BUMN punya IBC yang kita kerja sama dengan CATL salah satu the biggest player. Kita partner dengan LG,” katanya.

Baca artikel detikfinance, “Sebentar Lagi Deal, BASF-VW Bikin Pabrik Baterai Mobil Listrik di Indonesia” selengkapnya https://finance.detik.com/industri/d-6593449/sebentar-lagi-deal-basf-vw-bikin-pabrik-baterai-mobil-listrik-di-indonesia.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

Kategori
Korporasi

Anak Usaha Garuda (GMFI) Luncurkan 3 Kendaraan Listrik

Loading

PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) atau GMF AeroAsia meluncurkan tiga proyek inovasi berbasis kendaraan listrik yang dikembangkan bersama dengan dua universitas, yaitu Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) dan Universitas Bandar Lampung (UBL).

Kendaraan tersebut di antaranya automated guided vehicle yang diberi nama ALTO yang dapat diimplementasikan untuk pemindahan komponen pesawat secara otomatis dari shop satu ke shop lainnya. Lalu electric vehicle remote control pushback tug dengan nama ARTEMITS yang dapat digunakan untuk menarik dan mendorong pesawat pada saat groundhandling baik di apron maupun di hanggar di mana menjadi satu-satunya di dunia yang dapat menggantikan pushback konvensional berbahan bakar fosil. Dan terakhir electric vehicle material handling yang dapat mendukung efisiensi pengangkutan komponen material pesawat di hanggar.

lanjut,

https://investor.id/market-and-corporate/323292/surprise-anak-usaha-garuda-gmfi-luncurkan-3-kendaraan-listrik

Kategori
Korporasi

Merdeka Battery Bakal IPO, MDKA Lepas Saham Batutua Pelita Rp 1,24 Triliun

Loading

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menjual 1.447.766 saham PT Batutua Pelita Investama (BPI) kepada anak usahanya PT Merdeka Battery Materials (MBM) senilai Rp 1,24 triliun.

Manajemen MDKA menjelaskan bahwa perseroan dan MBM telah menandatangani perjanjian yang berlaku efektif pada tanggal 13 Januari 2023.

“Berdasarkan perjanjian, perseroan akan menjual sebanyak 1.447.766 saham miliknya di BPI kepada MBM,” papar manajemen MDKA dikutip Rabu (18/1/2023).

link,

https://investor.id/market-and-corporate/319358/merdeka-battery-bakal-ipo-mdka-lepas-saham-batutua-pelita-rp-124-triliun

Kategori
Kendaraan Listrik Korporasi

Antam (ANTM) Finalisasi Proyek Baterai EV US$ 6 Miliar

Loading

PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) atau Antam tengah memfinalisasi kesepakatan investasi pengembangkan industri baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dengan PT Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co Ltd (CBL), anak usaha CATL, dan LG Energy Solution (LGES) senilai US$ 6 miliar atau setara Rp 90 triliun. Kesepakatan proyek ini ditargetkan diteken tahun ini.

Direktur Pengembangan Usaha Antam (ANTM) Dolok Robert Silaban menjelaskan, kerja sama antara Antam, CBL dan LGES fokus pada sisi hulu (upstream) dari industri baterai EV. Sampai sekarang, conditional shares purchase agreement (CSPA) kerja sama ini segera rampung.

Sebab, kata dia, masih ada beberapa kondisi dalam transaksi yang harus dinilai, terutama menyangkut reserved atau cadangan nikel yang kadarnya perlu dinaikkan. Hal ini yang Antam negosiasikan dengan CBL dan LGES.

link,

https://investor.id/market-and-corporate/319239/antam-antm-finalisasi-proyek-baterai-ev-us-6-miliar

Kategori
Korporasi

Investasi Baterai Kendaraan Listrik, Inggris Gandeng Pengusaha RI

Loading

Perusahaan Inggris, Britishvolt akan investasi di Indonesia di bidang baterai kendaraan listrik. Tak sendiri, perusahaan tersebut menggandeng pengusaha dalam negeri.

Namun, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia belum menyebut nama pengusaha nasional tersebut. Dia mengatakan, perizinan Britishvolt sudah hampir rampung.

“Britishvolt kerja sama sama pengusaha nasional sekarang ini juga dalam proses perizinannya sudah hampir rampung,” katanya dalam konferensi pers seperti disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (13/1/2023).

Bahlil menambahkan, pembangunan untuk investasi baterai kendaraan listrik ini kemungkinan baru bisa dilakukan di kuartal II atau III.

Baca artikel detikfinance, “Investasi Baterai Kendaraan Listrik, Inggris Gandeng Pengusaha RI” selengkapnya https://finance.detik.com/energi/d-6514189/investasi-baterai-kendaraan-listrik-inggris-gandeng-pengusaha-ri.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

Kategori
Kendaraan Listrik Korporasi

Tesla Bangun Pabrik di RI, Saham Nikel Panas

Loading

Tesla dikabarkan akan membangun pabrik perakitan mobil listrik baterai (battery electric vehicle/BEV) berkapasitas 1 juta unit per tahun di Indonesia. Hal ini bakal membuat saham-saham nikel di Bursa Efek Indonesia (BEI) memanas.

“Kabar Tesla membangun pabrik di Indonesia menjadi sentimen positif saham-saham nikel, yakni INCO, MDKA, dan ANTM,” tulis perusahaan investasi global JP Morgan, dikutip Kamis (12/1/2023).

Kemarin, saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menjadi buruan pemodal asing, dengan net buy Rp 227 miliar, sedangkan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 45,8 miliar. Ini terjadi di tengah total net sell asing sebesar Rp 462 miliar.

link,

https://investor.id/market-and-corporate/318945/tesla-bangun-pabrik-di-ri-saham-nikel-panas-

Kategori
Korporasi

Tesla Dikabarkan Dekati Kesepakatan Bangun Fasilitas Produksi di Indonesia

Loading

Bloomberg melaporkan pada Rabu (11/1/2023), Tesla Inc telah mendekati kesepakatan awal untuk membangun fasilitas produksi di Indonesia dengan kapasitas satu juta unit.

Menteri Investasi mengkonfirmasi pembicaraan dengan produsen mobil listrik di dunia tersebut, tambah laporan itu.

Namun, Tesla dan Kementerian Investasi tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

link,

https://investor.id/business/318848/tesla-dikabarkan-dekati-kesepakatan-bangun-fasilitas-produksi-di-indonesia